VIRUS CORONA



Penyakit virus corona (COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus corona yang baru-baru ini ditemukan. Sebagian besar orang yang tertular COVID-19 akan mengalami gejala ringan hingga sedang, dan akan pulih tanpa penanganan khusus.

CARA PENYEBARAN VIRUS INI:

Virus yang menyebabkan COVID-19 terutama ditransmisikan melalui droplet (percikan air liur) yang dihasilkan saat orang yang terinfeksi batuk, bersin, atau mengembuskan nafas. Droplet ini terlalu berat dan tidak bisa bertahan di udara, sehingga dengan cepat jatuh dan menempel pada lantai atau permukaan lainnya.

1. Gejala yang paling umum:

  • demam
  • batuk kering
  • kelelahan
2. Gejala yang sedikit tidak umum:

  • rasa tidak nyaman dan nyeri
  • nyeri tenggorokan
  • diare
  • konjungtivitis (mata merah)
  • sakit kepala
  • hilangnya indera perasa atau penciuman
  • ruam pada kulit, atau perubahan warna pada jari tangan atau jari kaki
3. Gejala serius:
  • kesulitan bernapas atau sesak napas
  • nyeri dada atau rasa tertekan pada dada
  • hilangnya kemampuan berbicara atau bergerak
Rata-rata gejala akan muncul 5–6 hari setelah seseorang pertama kali terinfeksi virus ini, tetapi bisa juga 14 hari setelah terinfeksi.


Perbedaan OTG,ODP,PDP
  • OTG (Orang Tanpa Gejala)
Orang yang terinfeksi COVID-19 tetapi  tidak menunjukkan gejala penyakit. OTG tetap dapat menularkan COVID-19 ke orang lain, sehingga semua orang perlu memakai masker.

  • ODP (Orang Dalam Pemantauan)
  1. ODP memiliki riwayat kontak dengan pasien COVID-19 atau tinggal di wilayah penularan COVID-19
  2. ODP bisa jadi positif/ negatif COVID-19, sehingga wajib melakukan isolasi Mandiri selama 14 Hari dan dan dipantau oleh Puskesmas terdekat dan dan pemerintah daerah.
  3. ODP mungkin mengalami: Demam (>38°C), batuk, pilek, nyeri tenggorokan, letih dan lesu, hingga sesak nafas.
  • PDP (Pasien Dalam Pengawasan)
  1. PDP memiliki riwayat kontak erat dengan pasien COVID-19 atau tinggal di wilayah penularan COVID-19
  2. PDP seringkali mengalami: Demam (>38°C), batuk, pilek, nyeri tenggorokan, letih dan lesu, hingga sesak nafas, atau gejala pneumonia ringan hingga berat.
  3. PDP pun dirawat di rumah sakit dan diawasi oleh tenaga kesehatan.

Untuk mencegah penyebaran COVID-19:
  • Cuci tangan Anda secara rutin. Gunakan sabun dan air, atau cairan pembersih tangan berbahan alkohol.
  • Selalu jaga jarak aman dengan orang yang batuk atau bersin.
  • Kenakan masker jika pembatasan fisik tidak dimungkinkan.
  • Jangan sentuh mata, hidung, atau mulut Anda.
  • Saat batuk atau bersin, tutup mulut dan hidung Anda dengan lengan atau tisu.
  • Jangan keluar rumah jika merasa tidak enak badan.
  • Jika demam, batuk, atau kesulitan bernapas, segera cari bantuan medis.










Komentar